Tafsir mimpi menurut islam | Pendapat Imam Ibnu sirin

Tafsir mimpi menurut islam || Mimpi adalah suatu kejadian yang di alami oleh seorang manusia disaat dia tidur. semua manusia pasti pernah mengalami mimpi itu sendiri. tapi ada sebagian orang yang berpendapat bahwa mimpi adalah bunga tidur,  tapi itu semua tidak bisa diambil oleh orang orang terpilih. contohnya nabi kita Nabi Muhammad SAW pernah mendapatkan wahyu ketika dalam mimpi, dan masih banyak orang terpilih yang diberikah wahyu dan ilham lewat mimpi mereka.

Tafsir mimpi menurut islam


Allah berfirman :

"Maka ketika anak itu sampai (pada umur) sanggup beerusaha bersamanya, (Ibrahim) berkata, “Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu!” Dia (Ismail) mnjawab, “Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu; insya Allah engkaku akan mendapatiku termasuk orang yang sabar.” (QS. As-Saffat ayat 102)

Pada ayat diatas juga menyebutkan bahwa Nabi Ibrahim mendapaktan wahyu untuk menyembeli anaknya (Ismail AS) ketika dalam mimpi.

Untuk itu kita harus kaji lagi lebih dalam tentang tafsir mimpi menurut islam.

Tafsir mimpi menurut islam


Imam Ibnu sirin, dalam bukunya tafsir Mimpi Menurut islam, Berkata: 
"Tidak semua mimpi dapat ditafsirkan makna yang terkandung didalamnya. Ada kalanya mimpi bagaikan angin lalu namun ada yang benar-benar menjadi kenyataan. Mimpi insan yang bertakwa merupakan perkhabaran yang akan berlaku, karena Rasulullah tidak bermimi melainkan mimpi baginda menjadi kenyataan. Sedangkan mimpi insan yang tidak beriman merupakan berita yang disebarkan oleh syaitan."

Dalam suatu riwayat dikisahkan, seorang wanita bertanya; "Wahai Rasulullah, sesungguhnya saya bermimpi melihat sebagian tubuh baginda berada dirumahku." Baginda menjawab;"sesungguhnya Fatimah akan melahirkan seorang anak lelaki, kemudia engkau yang akan menyusuinya."Tidak lama kemudain fatimah Melahirkan Hussein dan disusui oleh wanita tersebut.

Sesungguhnya mimpi itu dapat ditafsirkan, namun tidak semua orang mampu menafsirkan kebenarannya.

Tambah pula, mimpi diakui adanya dalam syariat Islam. Sedangkan ilmu untuk entakwilkan, menatakbirkan atau menatafsirkannya diiktirafkan oleh ramai ulam. ramai ulama yang ingin mendalami maslaah takwil atau tafsir mimpi tetapi tidak ramai yang mengetahuinya karena susahnya menafsrikan mimpi.

Al-imam Ibnu syahin, dalam mukadimah kitabnya Al-Isyarat Fi Ilmi al-'ibarat, berkata: "Islam mencerca ilmu tenung karena hanya Allahlah yang mengetahui masalah ilmu ghaib. saya menghindari ilmu-ilmu seperti itu dan tidak memintanya, dann saya ingin membuat buku yang dapat membedahkan perkara-perkara ghaib yang memangnya diakui oleh syarak, iya itu ilmu takwil dan ta'bir mimpi."

Menurut ahli-ahli ta'bir, mimpi ada tiga macam:
  1. Peristiwa yang menggembirakan yang benar yang terjadi setelah bermimpi, dan ini tidak memerlukan penafsiran.
  2. Mimpi yang batil atau permainan syaitan, yaitu mimpi yang tidak dapat diperincikan oleh orang yang bermimpi. Artinya orang yang bermimpi itu tidak sanggup mengingat dengan tertib jalan cerita mimpi itu. Mimpi seperti ini dianggap batil dan tidak mempunyai sebarang makna atau takwil.
  3. Keinginan nafsu. seprti kita ketahui nafsu ada tiga, Yaitu nafsu mutmainnah, nafsu lawwamah dan nafsu ammarah. mimpi seperti ini terjadi karena pengaruh fikiran seseorang. sesuatu yang dia lakukan atau dia khayalkan siang hari atau menjelang tidurnya selalu menjelma ketiak tidur.


Nah untuk kalian yang merasa gundah gualan silahkan lihat dibawah ini tafsir tafsir mimpi yang mungkin sesuai dengan mimpi anda, silahkan melihat, jika mimpi tidak ada di bawah ini, silahkah tulis di kolom komentar agar kami bisa mencarikan untuk anda.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Tafsir mimpi menurut islam | Pendapat Imam Ibnu sirin"

Posting Komentar

Berkomentar lah dengan baik

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel